Polisi Tuntaskan Identifikasi 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

Warga melihat daftar nama korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). RSUD Kota Bekasi mencatat sebanyak 17 orang korban kecelakaan KRL dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan intensif dan rawat inap. Para korban rata-rata menderita luka patah tulang (fraktur) yang memerlukan tindakan operasi serta luka memar serius di berbagai bagian tubuh.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Polisi akhirnya menuntaskan identifikasi terhadap 10 jenazah korban kecelakaan kereta Bekasi pada Senin (27/4/2026). Ke-10 jenazah terkonfirmasi berjenis kelamin perempuan.
“Telah dilaksanakan identifikasi terhadap 10 korban meninggal laka kecelakaan kereta api di Bekasi,” kata Kepala Biro Dokter Kepolisian Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan pada Selasa (28/4/2026).
Proses identifikasi dilakukan hasil kerjasama Biro Dokpol Pusdokkes Polri, RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri, Bidokkes Polda Metro Jaya, Pusident Bareskrim Polri, serta tim Odontologi Forensik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Berikut 10 jenazah kecelakaan kereta Bekasi sudah teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati:
1. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/001 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan sekunder (medis dan properti), cocok dengan nomor AM 002 sebagai Tutik Anitasari, perempuan, umur 31 tahun, alamat Cikarang Barat Bekasi.
2. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/002 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis) dengan nomor AM 007 sebagai Harum Anjasari, perempuan, umur 27 tahun, alamat Cipayung Jakarta Timur.
3. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/003 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 006 sebagai Nur Alimantun Citra Lestari, perempuan, umur 19 tahun, alamat Pasar Jambi.
Artikel terkait
Berita terbaru
JEC Dorong Pemeriksaan Mata untuk Tingkatkan Performa Pesepakbola
JEC menyoroti pentingnya kesehatan mata, dominansi silang, dan kemampuan membaca permainan untuk mendukung performa pesepakbola sejak usia dini.
Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab
Kekalahan yang menyakitkan harus diterima Persebaya saat mengawali kiprahnya di Grup G I.League Cup 2026/27. Di tengah hasil minor tersebut, Bernardo Tavares memilih mengambil...
Berpakaian Adat Khas Melayu, Kepala MAN 3 Bungo H. Haidir Hadiri Agenda Nasional di Masjid Istiqlal Jakarta
Jakarta — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bungo, H. Haidir, menghadiri rangkaian agenda kunjungan dan kegiatan formal tingkat nasional yang dipusatkan di Masjid...
Profil Jesus de Miguel, Jejak Karier Penyerang CD Tenerife yang Meninggal Dunia
Profil dan perjalanan karier Jesús de Miguel Alameda, penyerang CD Tenerife yang meninggal dunia pada usia 30 tahun.
