Lari Bikin Happy! Rahasia Hormon Endorfin di Balik Olahraga Lari

Para peserta berlari dalam ajang ESGnow Movement: Climate Run di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Ahad (28/9/2025). Hampir semua jenis olahraga memberikan efek positif terhadap kondisi psikologis, termasuk lari yang kini semakin populer di kalangan masyarakat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aktivitas olahraga, khususnya lari, dinilai tidak hanya memberikan manfaat bagi kebugaran fisik, tetapi juga berdampak signifikan terhadap kesehatan mental. Hal ini disampaikan oleh dosen Fakultas Kedokteran dan limu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sekaligus psikolog, Muhammad Arif Rizki.
Menurut Arif, hampir semua jenis olahraga memberikan efek positif terhadap kondisi psikologis, termasuk lari yang kini semakin populer di kalangan masyarakat. “Ketika seseorang berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang memicu munculnya emosi positif. Hal ini membuat seseorang merasa lebih bahagia dan rileks setelah berolahraga,” kata dia dalam keterangan tertulis, dikutip pada Senin (20/4/2026).
Arif mengatakan hormon endorfin berperan penting dalam meningkatkan suasana hati. Pelepasan hormon ini terjadi secara alami saat tubuh melakukan aktivitas fisik, sehingga dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, hingga perasaan tertekan.
Meski demikian, ia menyebut manfaat tersebut tidak hanya terbatas pada olahraga lari, melainkan juga berlaku pada berbagai jenis aktivitas fisik lainnya. “Lari memang menjadi salah satu pilihan yang mudah dilakukan, tetapi pada dasarnya semua olahraga memiliki efek positif yang serupa bagi kesehatan mental,” kata dia.
Arif menekankan pentingnya konsistensi dalam berolahraga untuk memperoleh manfaat yang optimal. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin tidak hanya meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga membantu menjaga stabilitas kondisi mental.
“Ketika olahraga dilakukan secara teratur, bukan hanya tubuh yang menjadi lebih sehat, tetapi kondisi mental juga akan lebih terjaga,” kata dia.
Artikel terkait
Berita terbaru
JEC Dorong Pemeriksaan Mata untuk Tingkatkan Performa Pesepakbola
JEC menyoroti pentingnya kesehatan mata, dominansi silang, dan kemampuan membaca permainan untuk mendukung performa pesepakbola sejak usia dini.
Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab
Kekalahan yang menyakitkan harus diterima Persebaya saat mengawali kiprahnya di Grup G I.League Cup 2026/27. Di tengah hasil minor tersebut, Bernardo Tavares memilih mengambil...
Berpakaian Adat Khas Melayu, Kepala MAN 3 Bungo H. Haidir Hadiri Agenda Nasional di Masjid Istiqlal Jakarta
Jakarta — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bungo, H. Haidir, menghadiri rangkaian agenda kunjungan dan kegiatan formal tingkat nasional yang dipusatkan di Masjid...
Profil Jesus de Miguel, Jejak Karier Penyerang CD Tenerife yang Meninggal Dunia
Profil dan perjalanan karier Jesús de Miguel Alameda, penyerang CD Tenerife yang meninggal dunia pada usia 30 tahun.
