Haji Furoda Tahun Ini Ditiadakan, Kemenhaj: Tak Ada Haji Tenol

Jamaah calon haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (30/5/2025). Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat (6/6), sedangkan Hari Arafah (Wukuf di Arafah) sebagai rangkaian puncak musim haji pada 5 Juni 2025 yang akan diikuti 1,83 juta muslim dari berbagai penjuru dunia termasuk dari Indonesia yang tahun ini memiliki kuota sebanyak 221.000 jamaah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa pemerintah Arab Saudi tidak mengeluarkan visa haji furoda pada musim haji 2026. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur tawaran keberangkatan haji instan yang marak beredar, terutama di media sosial.
“Tidak ada. Tahun ini Saudi tidak mengeluarkan Haji Furoda. Jadi yang jelas, visa yang legal itu namanya visa haji,” ujar Dahnil usai audiensi bersama Wakapolri, Dedi Prasetyo di Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Ia menegaskan, pemerintah hanya mengakui dua jalur resmi keberangkatan haji, yakni haji reguler dan haji khusus. Di luar itu, dipastikan ilegal dan berpotensi menjadi modus penipuan.
Menurut Dahnil, maraknya promosi haji nonprosedural menjadi perhatian serius pemerintah. Ia memastikan aparat penegak hukum akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang menawarkan keberangkatan haji ilegal.
“Itu yang mau kita cegah, makanya kalau itu tetap berulang begitu, maka secara otomatis nanti pihak kepolisian akan melakukan penindakan secara bidangnya,”kata Dahnil.
Selain itu, Dahnil menegaskan, haji Tenol (T-0/Tahun Nol) atau keberangkatan haji tanpa antre tidak ada dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. “Tidak ada haji yang Tenol. Nah ini catatannya. Haji Tenol itu maksudnya adalah haji yang langsung berangkat. Haji itu pasti ngantre,” kata Dahnil.
Saat ini, masa tunggu haji reguler di Indonesia berkisar hingga 26 tahun, jauh lebih pendek dibanding sebelumnya yang bisa mencapai hampir 50 tahun. “Kalau haji khusus itu paling lama sekitar enam tahun. Jadi enggak ada yang Tenol,” jelas dia.
sumber : Antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Toha Ajak Santri Bangun Muba Lebih Cepat
KATANDA.ID, Muba – Di tengah ribuan santri yang menunduk khusyuk di Pendopoan Griya Bumi Serasan […]
Pesan Mengharukan Jadi Akhir Kisah Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal, Begini Pernyataan Lengkapnya
Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal. Megabintang berusia 41 tahun itu memutuskan pensiun dari sepak bola internasional setela
Federasi Sepak Bola Mesir memutuskan untuk memecat Hossam Hassan
Hari-hari Hossam Hassan di kursi kepelatihan timnas Mesir kini tinggal menghitung hari, setelah sebuah laporan media mengungkap bahwa para pejabat federasi sepak bola telah...
ALSA Unhas Gelar Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional, Diikuti 355 Peserta
MataKita.co, Makassar – Asian Law Students’ Association Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas) kembali menggelar ALSA English Competition (AECO) 2026 setelah terakhir kali...
