Kemenhaj Siapkan Mitigasi Haji di Tengah Konflik Timur Tengah

Jamaah calon haji dari berbagai negara berjalan usai menunaikan Shalat Maghrib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (30/5/2025). Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat (6/6), sedangkan Hari Arafah (Wukuf di Arafah) sebagai rangkaian puncak musim haji pada 5 Juni 2025 yang akan diikuti 1,83 juta muslim dari berbagai penjuru dunia termasuk dari Indonesia yang tahun ini memiliki kuota sebanyak 221.000 jamaah.
REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Kementerian Haji dan Umrah RI mempercepat persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M dengan menitikberatkan pada aspek keselamatan jamaah di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah, sekaligus menghadirkan fleksibilitas layanan ibadah.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Puji Raharjo menegaskan, langkah mitigasi keamanan menjadi prioritas utama pemerintah dalam menghadapi potensi eskalasi konflik di kawasan.
”Keselamatan jamaah tetap menjadi prioritas utama bagi kami. Mengingat kondisi eskalasi di Timur Tengah, kami tengah menyiapkan beberapa skenario mitigasi yang komprehensif untuk memastikan jamaah dapat beribadah dengan aman dan tenang,” ujar Puji dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).
Selain aspek keamanan, pemerintah juga mematangkan skema layanan ibadah yang lebih fleksibel. Di antaranya penerapan Tanazul (pemulangan lebih awal atau penundaan) dan Murur (melintas di Muzdalifah) guna menjaga kelancaran mobilitas jamaah. Kemenhaj juga menyiapkan mekanisme pembayaran Dam (denda atau sembelihan) dengan prinsip kemudahan dan kebebasan bagi jamaah. Pembayaran Dam dapat dilakukan baik di Tanah Suci maupun di Tanah Air.
“Pemerintah memberikan kebebasan kepada jamaah sesuai keyakinan masing-masing. Kami hanya memfasilitasi dan memberikan kemudahan agar jamaah bisa melaksanakannya sesuai pilihan mereka,” ucap Puji.
sumber : Antara
Artikel terkait
Berita terbaru
JEC Dorong Pemeriksaan Mata untuk Tingkatkan Performa Pesepakbola
JEC menyoroti pentingnya kesehatan mata, dominansi silang, dan kemampuan membaca permainan untuk mendukung performa pesepakbola sejak usia dini.
Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab
Kekalahan yang menyakitkan harus diterima Persebaya saat mengawali kiprahnya di Grup G I.League Cup 2026/27. Di tengah hasil minor tersebut, Bernardo Tavares memilih mengambil...
Berpakaian Adat Khas Melayu, Kepala MAN 3 Bungo H. Haidir Hadiri Agenda Nasional di Masjid Istiqlal Jakarta
Jakarta — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bungo, H. Haidir, menghadiri rangkaian agenda kunjungan dan kegiatan formal tingkat nasional yang dipusatkan di Masjid...
Profil Jesus de Miguel, Jejak Karier Penyerang CD Tenerife yang Meninggal Dunia
Profil dan perjalanan karier Jesús de Miguel Alameda, penyerang CD Tenerife yang meninggal dunia pada usia 30 tahun.
