Menhaj Pastikan Pemberangkatan Haji Masih On Schedule di Tengah Perang Timur Tengah

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memimpin upacara penutupan pembekalan peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 di Lapangan Galaxy, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026). Sebelumnya, para petugas telah menjalani diklat selama 20 hari guna menguasai berbagai bidang layanan krusial, meliputi transportasi, akomodasi, konsumsi, perlindungan jemaah, layanan disabilitas dan lansia, media center, kesehatan, serta bimbingan ibadah.
REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan jadwal keberangkatan ibadah haji ke Tanah Suci pada 2026 tetap sesuai rencana meskipun terjadi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. “Sampai saat ini masih sesuai dengan jadwal. Mudah-mudahan hingga pemberangkatan pada 22 April nanti tidak ada perubahan,” kata dia setelah menghadiri acara Balik Kerja Bareng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) 2026 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan hingga saat ini belum terdapat gangguan terhadap persiapan maupun jadwal keberangkatan jamaah calon haji Indonesia.Menurut dia, seluruh aspek layanan, mulai dari akomodasi hingga transportasi, telah dipersiapkan dengan baik. Dari sisi pendanaan, katanya, juga siap mendukung sesuai kebutuhan.
Ia mengatakan hingga kini penerbangan langsung menuju Arab Saudi masih tersedia dan tidak terdampak situasi geopolitik yang berkembang. “Kami melihat tidak ada penghentian penerbangan. Masih ada direct flight ke Arab Saudi. Mudah-mudahan tetap aman,” kata dia.
Pemerintah Indonesia juga terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk memantau perkembangan terkini. “Kami selalu berkomunikasi dengan tim Kementerian Haji Saudi, dan sampai hari ini mereka menyatakan tidak ada perubahan jadwal,”kata dia.
Selain itu, kata dia, kuota jamaah lanjut usia juga tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni lima persen dari total kuota haji. Ia juga memastikan penyelenggaraan ibadah umrah tetap berjalan aman, dengan pengawasan ketat terhadap kepastian kepulangan jamaah. Pihaknya juga sudah mengumpulkan penyelenggara untuk memastikan jamaah yang berangkat juga kembali dengan aman. Pemerintah berharap situasi tetap kondusif sehingga seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar.
Gus Irfan sebelumnya menyatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang mulai berdampak pada jalur penerbangan internasional mengingat sampai saat ini belum terdapat indikasi meredanya konflik.
“Dengan mempertimbangkan dinamika situasi keamanan kawasan serta potensi gangguan terhadap seluruh transportasi udara internasional, diperlukan penyusunan skenario penyelenggaran haji yang komprehensif,” ujar Gus Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
sumber : Antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Toha Ajak Santri Bangun Muba Lebih Cepat
KATANDA.ID, Muba – Di tengah ribuan santri yang menunduk khusyuk di Pendopoan Griya Bumi Serasan […]
Pesan Mengharukan Jadi Akhir Kisah Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal, Begini Pernyataan Lengkapnya
Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal. Megabintang berusia 41 tahun itu memutuskan pensiun dari sepak bola internasional setela
Federasi Sepak Bola Mesir memutuskan untuk memecat Hossam Hassan
Hari-hari Hossam Hassan di kursi kepelatihan timnas Mesir kini tinggal menghitung hari, setelah sebuah laporan media mengungkap bahwa para pejabat federasi sepak bola telah...
ALSA Unhas Gelar Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional, Diikuti 355 Peserta
MataKita.co, Makassar – Asian Law Students’ Association Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas) kembali menggelar ALSA English Competition (AECO) 2026 setelah terakhir kali...
