Begini Penampakan Rumah Warga Babakan Madang Bogor yang Rusak Diterjang Banjir


Warga menunjukkan salah satu rumah yang jebol akibat banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan sekitar 160 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan delapan KK mengalami kerusakan parah hingga dinding rumah jebol. (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga membersihkan perabotan rumah tangga yang terendam banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Menurut warga, banjir yang terjadi pada Rabu sore itu merupakan yang terbesar karena ketinggian air mencapai dua meter. (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga membawa perabotan uang terkena banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan sekitar 160 kepala keluarga (KK) terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga membersihkan perabotan rumah tangga yang terendam banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Salah satu warga, Hamid (55), yang telah puluhan tahun tinggal di wilayah tersebut, mengungkapkan bahwa rumahnya kerap dilanda banjir. Ia pun berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dengan merelokasi warga ke tempat yang lebih aman. (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga menunjukkan salah satu rumah yang jebol akibat banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan sekitar 160 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan delapan KK mengalami kerusakan parah hingga dinding rumah jebol. (FOTO : Republika/Prayogi)

Petugas membatu warga mencuci perabotan yang terkena banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga mengamati salah satu rumah yang terkena banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Banjir yang terjadi pada Rabu sore itu merupakan yang terbesar karena ketinggian air mencapai dua meter. (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga menunjukkan salah satu rumah yang jebol akibat banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Salah satu warga, Hamid (55), yang telah puluhan tahun tinggal di wilayah tersebut, mengungkapkan bahwa rumahnya kerap dilanda banjir. Ia pun berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dengan merelokasi warga ke tempat yang lebih aman. (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga mengecek rumah yang jebol akibat banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). Banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan sekitar 160 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan delapan KK mengalami kerusakan parah hingga dinding rumah jebol. (FOTO : Republika/Prayogi)

Anak-anak berjalan didekat rumah warga yang terkena banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). anjir yang terjadi pada Rabu sore itu merupakan yang terbesar karena ketinggian air mencapai dua meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah barang seperti alat elektronik, kasur, dan lemari pakaian milik warga dilaporkan rusak akibat terendam air. (FOTO : Republika/Prayogi)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Sejumlah rumah di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026), rusak diterjang banjir.
Banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan sekitar 160 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan delapan KK mengalami kerusakan parah hingga dinding rumah jebol.
Menurut warga, banjir yang terjadi pada Rabu sore itu merupakan yang terbesar karena ketinggian air mencapai dua meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah barang seperti alat elektronik, kasur, dan lemari pakaian milik warga dilaporkan rusak akibat terendam air.
sumber : Republika
Artikel terkait
Berita terbaru
TNI Pastikan Kesiapan Pengamanan Jakarta Berjalan Sesuai Aturan Negara
Berita Nasional Update menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari seluruh Indonesia. Dapatkan informasi terbaru seputar politik, ekonomi, sosial, dan peristiwa nasional setiap hari
Pekanbaru Sukses Kendalikan Inflasi, Dibawah Angka Nasional dan Terendah se-Riau
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mencatatkan capaian dalam pengendalian inflasi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis November 202
Tim Penilai Nasional Verifikasi Langsung Inovasi Kelurahan Sindangrasa
Dejurnal.com, CIAMIS. Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 turun langsung ke Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Rabu (4/11/2026)....
“Cimahi Motekar Awards 2026: 305 Inovasi, Target 10 Besar IGA Nasional “
"Cimahi Motekar Awards 2026: 305 Inovasi, Target 10 Besar IGA Nasional "
